Kelompok PPL Prodi PAI FIK UNIRA Malang Gelar Seminar Ekoteologi di MTs Sirotul Fuqoha’ Sepanjang Malang, Perkuat Karakter Peduli Lingkungan Berbasis Nilai Keislaman

Malang, 5 Agustus 2026 – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Keislaman (FIK) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam melalui penyelenggaraan Seminar Ekoteologi bertajuk “Grand Design Character Building on Ecotheology Madrasah”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 09.00–11.30 WIB, bertempat di Aula MTs Sirotul Fuqoha’ Sepanjang, Malang.

Seminar ini menghadirkan dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam FIK UNIRA Malang, KH. Irfan Musadat, S.Ag., M.A., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa konsep ekoteologi merupakan implementasi ajaran Islam yang menempatkan manusia sebagai khalifah fil ardh yang memiliki tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial dalam menjaga kelestarian alam. Menurutnya, pendidikan lingkungan tidak cukup hanya dipahami sebagai upaya menjaga kebersihan, tetapi harus dibangun menjadi karakter yang berakar pada nilai-nilai tauhid, amanah, dan tanggung jawab terhadap seluruh ciptaan Allah SWT.

Kegiatan diawali dengan Opening Speech yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Raden Rahmat Malang, Dr. Siti Muawanatul Hasanah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penguatan pendidikan karakter melalui pendekatan ekoteologi merupakan salah satu bentuk nyata implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam. Beliau juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Prodi PAI FIK UNIRA Malang dengan MTs Sirotul Fuqoha’ sebagai upaya menghadirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

Seminar ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran serta membangun karakter cinta lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai ekoteologi, sekaligus menjadi langkah awal dalam mempersiapkan implementasi program unggulan madrasah, yaitu “Kelas Bersemai” dan “Bank Sampah”. Melalui kegiatan tersebut, seluruh warga madrasah diharapkan tidak hanya memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dari perspektif spiritual dan ekologis, tetapi juga terdorong untuk berpartisipasi secara aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pelaksanaan seminar juga mendapat pendampingan langsung dari Kepala MTs Sirotul Fuqoha’ Sepanjang Malang, Hj. Himatul Khoiriyah, M.Pd. Beliau menyampaikan apresiasi atas kontribusi Prodi Pendidikan Agama Islam FIK UNIRA Malang dalam memberikan penguatan wawasan kepada seluruh civitas madrasah. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, terutama dalam membangun budaya sekolah yang berkarakter, religius, sekaligus memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi diskusi berjalan aktif dengan berbagai pertanyaan dan gagasan mengenai implementasi konsep ekoteologi dalam budaya madrasah, pengelolaan lingkungan sekolah, hingga strategi pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan nyata yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar seminar, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kemitraan antara Fakultas Ilmu Keislaman Universitas Islam Raden Rahmat Malang, khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam, dengan MTs Sirotul Fuqoha’ Sepanjang Malang. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat, pendampingan pendidikan, penelitian kolaboratif, serta implementasi inovasi pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan Islam.

Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Agama Islam FIK UNIRA Malang kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi akademik yang berdampak bagi masyarakat. Penguatan karakter berbasis ekoteologi diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam keilmuan dan berakhlak mulia, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan dalam menjaga kelestarian bumi sebagai amanah dari Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *